Confessions of a Shopaholic

Standard


Rating:
Category: Movies
Genre: Romantic Comedy

Menurut saya, film ini harusnya dimasukkan ke kategori film “straight to DVDs – free screening on local television soon”.

Kenapa?

Karena film ini membosankan, romantic comedy yang nggak lucu (dan romantisnya terlalu standar), pemerannya nggak ada yang tenar (meskipun siapapun namanya itu, pemeran Luke Brandon terlihat cukup ganteng kadang-kadang) dan terkesan semata-mata hanya menjual judul (dan cerita) film yang berasal dari buku bestseller karangan Sophie Kinsella.

I have to admit, i am NOT a fan of these Shopaholic series.
Menurut saya, seperti yang pernah saya sebut di review saya untuk Undomestic Goddess (see: http://citra.multiply.com/reviews/item/24) karya pengarang yang sama, karakter Rebecca Bloomwood di sini “… perempuan manja, reckless, and lack of common credibility (despite nature sifatnya yang pada dasarnya baik) yang biasanya nasibnya terselamatkan karena keberuntungan berupa kebetulan-kebetulan yang memihak padanya)”
She’s just TOO lucky, and she doesn’t even deserve that.

Tapi saya masih berharap film ini dapat menghibur, karena pada dasarnya saya menikmati film-film high fashion macam The Devil Wears Prada yang berhasil bikin saya ngiler melihat fashion items-nya yang keren-keren banget, tapi ternyata nggak.
Me, and my sort-of-socialite-friend who went to watch this movie with me last night, agreed that the high fashion described in this movie is NOT really that high-fashion-y. Entah ya, bisa jadi karena beda selera, tapi menurut kita fashion items di film ini biasa aja kok, malah kadang-kadang pemeran utamanya (aduh siapa ya namanya itu) seolah memakai terlalu banyak fashion item sekaligus sehingga jadinya terlalu ramai.
For short, film soal kegilaan belanja ini nggak bikin mupeng deh.

Akhirnya?
Ya nggak ada kesan apa-apa yang tertinggal.
Teman saya tertidur sejak pertengahan film dan saya pun menonton tanpa reaksi apa-apa karena filmnya membosankan, predictable, dan terlalu standar.

And do you realize, bahwa poster filmnya pun sama sekali TIDAK MENYEBUT nama pemeran-pemeran filmnya?
Hahahaha.
Oh well, that should have told you something ..

It isn’t worth to watch, seriously.
Tonton di DVD aja, itu juga kalau udah nggak tahu mau beli film apalagi, padahal budget masih cukup.
(and thank goodness i didn’t have to pay to watch this movie, thanks to free voucher of blitz velvet class i got from my sister. hehehehe)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s