Si Ratu Drama Pun Terdiam

Standard

Karakter Ratu Drama #2 :
Drama queens constantly seek excitements. Sensations.
And they try to get it, with any possible means.
Even the bad ones.

Si Ratu Drama sedang gelisah.
Hubungannya dengan Pangeran Anteng sedang baik-baik saja!
Sudah dua minggu berlalu sejak drama terakhir yang diciptakannya, dan sejak itu semuanya berjalan dengan lancar. Percakapan kasual harian, pertukaran kecupan sesekali, acara pelesir keliling negeri setiap akhir minggu .. semuanya berjalan dengan baik.
Tenang.
Tanpa gejolak.

Ah. Pangeran Anteng memang sangat tenang! Dia tak mudah terpengaruh, tak mudah terpancing si Ratu Drama yang suka menciptakan sensasi.

Ratu Drama ingat sekali, berkali-kali dia mencoba menciptakan sensasi setiap kali dia kebosanan dengan hubungannya bersama Pangeran Anteng.

Kadang dia masih sopan, sensasi diciptakan melalui kejutan-kejutan kecil yang menyenangkan untuk si Pangeran.
Memo cinta kecil di kaca kamar mandi penthouse Pangeran Anteng – yang membuat Pangeran tersenyum cerah di pagi hari saat melihatnya dan langsung menelepon untuk mengajaknya makan siang bersama,
kiriman roti bacon babi berbalur keju mozarella dan percikan oregano ke kantor jam 3 sore, di saat Pangeran Anteng sedang kelaparan namun tak dapat melarikan diri dari kantor,
email manis memberi semangat yang mendadak muncul saat Pangeran Anteng lembur sehingga dia pun tersenyum meski pekerjaannya menumpuk.

Tapi kadang Ratu Drama juga suka kurang ajar,
kalau mood dan hormonnya lagi tak seimbang, dia suka cari gara-gara.

Menanyakan pertanyaan-pertanyaan berat ke Pangeran Anteng, yang biasanya tak pernah ditanyakan,
mempermasalahkan hal-hal yang tak pernah dipermasalahkan,
terkesan mencari-cari alasan untuk berantem, atau setidaknya berargumentasi,
demi secercah sensasi.

Tapi sialnya Pangeran Anteng jarang sekali terpancing!
Ah. Dia memang anteng. Tenang. Kalem.
Setiap upaya Ratu Drama untuk mencari gara-gara selalu dia hadapi dengan tenang, he refused to involve himself into Ratu Drama’s drama.
Argumentasi pun dia sampaikan dengan paparan logis yang telah ditempa pengalaman bertahun-tahun. Dia selalu berhasil memaksa Ratu Drama untuk mendengar, dan dia pun selalu berhasil membuat Ratu Drama kembali terdiam tenang – meski untuk sementara.

Ada satu saat dimana Pangeran Anteng akhirnya terpancing.  
Ratu Drama cari gara-gara, dan mereka pun berargumentasi. Mereka berhenti berkomunikasi selama nyaris dua minggu. Both believed that this would be the end of their stories.
Tapi akhirnya mereka berkomunikasi lagi. Melalui argumentasi, saat Ratu Drama protes karena Pangeran Anteng tak berusaha mencarinya – sementara Pangeran Anteng beranggapan Ratu Drama tak ingin lagi ia cari.

Ah. Ratu Drama memang bukan kekasih yang ideal.
Tapi Pangeran Anteng berusaha keras mengerti kebiasaan jelek Ratu Drama. Berusaha sabar dengan kebiasaan kekasihnya yang cepat gelisah dan suka bikin gara-gara.
Ya, karena dia sayang sekali padanya.

Minggu ini, Ratu Drama mencoba cari sensasi lagi.
Mengeluh karena Pangeran Anteng sekarang jarang cerita-cerita,
mengangkat fakta bahwa Pangeran Anteng tak pernah mau cerita tentang masa lalunya dan tak mau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang Ratu Drama lontarkan tentang random life facts sang Pangeran.


“What’s up with all the questions?”
“Nggak ada apa-apa. I just want to get to know you better. Nggak boleh?”
“Boleh. Tapi bukan dengan cara itu. Bukan dengan deretan pertanyaan macam kuesioner yang harus saya isi. Saya pasti akan cerita semuanya sama kamu, tapi ada saatnya,”

Ratu Drama merengut.
Pangeran Anteng akhir-akhir ini sibuk sekali dengan segala rapat persiapan penobatannya menjadi Raja akhir tahun nanti, mereka nyaris tak pernah mengobrol.
Lantas kapan mereka bisa cerita-cerita?!


“Hey babe, we’re not rushing into anything, right? Nggak semuanya harus diselesaikan dengan cepat. Nggak semua hal harus diungkap sekaligus dalam satu masa. Just take our time and let things go naturally. Stop trying too hard,”

Ratu Drama hendak menyanggah, tapi Pangeran Anteng menyela,


“Nggak setiap detik dalam satu hubungan harus didramatisir, babe. I know, pasti membosankan ya buat kamu? Well, get bored with me, then. Because I am not going anywhere.”

Ah.
Ratu Drama pun terdiam.

images taken from here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s