SPDSP | Telepon dan Merpati

Standard


latar belakang

Satu jam sebelum makan siang, Si Perempuan mengirim SMS agar Si Pacar menelepon, yang dijawab OK oleh Si Pacar – juga via SMS.
Makan siang tiba. Si Perempuan menunggu. Tak ada telepon.
Sampai malam tiba, tak ada kabar juga.
Si Perempuan pun mulai sebal.
Besok paginya Si Perempuan telepon Si Pacar. Tak diangkat.
Barulah menjelang makan siang, Si Pacar menelepon.

Berikut dialog yang terjadi.

Si Pacar :
“Hey. Tadi kamu nelepon?”

Si Perempuan :
“Iya. Nggak diangkat sama kamu,”

Si Pacar :
“Sori, tadi aku lagi ketemu orang sebentar,”

Si Perempuan :
“Btw kamu kemarin katanya mau nelepon? Ah. Pacarku ternyata bukan merpati. Karena merpati tak pernah ingkar janji.” (ya, si perempuan memang suka aneh-aneh ide percakapannya)

Si Pacar :
“Iya, tapi kan’ merpati nggak pernah mendadak diajak ikutan lunch meeting, yang bikin dia jadi nggak sempet nelepon,”

Si Perempuan :
“Iya sih. Nggak mungkin juga merpati lunch meeting. Dia kan’ nggak ngapa-ngapain. Pantes dia tak pernah ingkar janji ya ..”

Si Pacar :
“Iya ..”

lalu Si Perempuan dan Si Pacar pun berdamai dan masalah itu terlupakan.

images taken from here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s