Kubur

Standard

ternyata otak dan hati saya punya kemampuan mengubur yang luar biasa.

mereka dapat mengubur sesuatu yang tak menyenangkan,
sesuatu yang telah menyakiti diri begitu dalam,
dan merusak diri saya,
ke dalam suatu lubang yang begitu dalam dan tak terjangkau
yang kemudian terlupakan

sudah tiga kali seseorang yang asing mengatakan
bahwa saya punya sesuatu di masa lalu yang begitu membekas pahit,
merusak diri saya,
dan menghambat saya untuk melangkah maju

satu orang membaca masa lalu saya di aspek pekerjaan
dan dua orang sisanya membaca masa lalu saya di aspek percintaan.

ketiganya tak ada yang tahu cerita saya, tak ada yang cukup mengenal saya sehingga bisa mengetahui kisah hidup saya.
mereka seperti seorang asing yang kebetulan crossing my path, pada saat yang berbeda-beda, for that one time in my life.

but they can see what is inside.
yang kehadirannya selalu tak saya sadari sama sekali,
tapi saat saya mendengar / mengucapkannya,
saya selalu menangis.

encounter #1 (work aspect)
orang pertama adalah seorang pendoa yang baru saya temui hari itu. Tuhan menunjukkan padanya isi hati saya, and she told it to my face.
and i started to cry.
that was insane, saya bahkan tak tahu perasaan seperti itu ada di dalam saya!
setelah itu dia mendoakan saya, agar luka itu disembuhkan, and i felt much better afterwards.
hal itu terjadi sehari sebelum pertemuan dengan atasan lama saya, setelah sekitar 2 minggu menjalani perseteruan yang menyakitkan (karena sebelumnya saya dekat sekali dengan mereka)

encounter #2
orang kedua adalah seorang psikolog, yang kebetulan bertemu saya di pinggir jalan setelah sepulang saya dari gereja dan sedang menunggu bis.
dia adalah seseorang yang benar-benar asing, namun dia mendadak membuka obrolan, dan dalam obrolan setengah jam di tepi jalan itu dia mampu “membaca” saya.
he told me that i have something from the past that i can’t let go,
he said that was the reason why i am not able to start a serious relationship.
meskipun saat itu tebakannya salah (tidak, saya tak punya masa lalu seperti yang dia tebak waktu itu) tapi statement darinya cukup mengganjal.
entahlah. saya bahkan tak yakin hal semacam itu ada di dalam diri saya, namun saya mulai mencoba mencari tahu.

encounter #3
dia adalah junior saya semasa kuliah, yang kemarin kebetulan ketemu saya di sebuah acara kumpul/kumpul reuni setelah sekian lama saya menghilang dari pergaulan tersebut.
and guess what?
saat membaca tangan saya, dia mengucapkan hal yang sama dengan sang psikolog!
there. is. something. in. the. past. that. i. cannot. let. go.
dan saya nggak akan bisa move on kalau belum menyelesaikan hal satu itu.

dang it!
saya saja tak tahu apa itu, bagaimana saya mau menyelesaikannya?!

anyway,
saya pun mulai berusaha lebih keras mencari sesuatu itu.
introspeksi. endless review terhadap masa lalu.

saya lalu menemukan beberapa hal yang sepertinya cukup berpotensi menjadi sesuatu yang mengganjal itu. sekarang tinggal diuji validitasnya. oh well, i have no idea how to test it, i have no idea how to fix it. tapi dicoba sajalah. kita lihat bagaimana hasilnya.

sore ini saya menguji faktor nomor satu, yang menurut saya memiliki kans terbesar.
melalui apa?
percakapan facebook dengan seorang mantan pacar, yang terkait di faktor nomor satu itu.

it started as a casual conversation,
dan entah bagaimana hari itu saya mampu mengartikulasikan pikiran saya ke dalam kata-kata yang tepat, sehingga dia bisa mengerti apa yang saya rasakan,
tanpa harus berkesan menyerang,
dan memancing reaksi defensif dari dia.

and guess what?
i cried.

i cried while typing those words,
and that just shows me that this is the reason i have been looking for.

dia kaget mendengar semua kata-kata saya,
dan dia dengan jujur bilang kalau dia tak tahu harus memberikan reaksi apa.
dia pun menghilang beberapa menit kemudian.
tak apa, saya mengerti.
that must have surprised him.
that surprised me either, karena selama ini saya pikir saya telah sembuh dari semua itu

ternyata belum.

setidaknya sekarang saya tahu apa yang harus saya sembuhkan,
so i can finally, completely, move forward ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s