081223 Hujan Hari Senin

Standard

berawal dari menculik pryabiasatapilucu untuk nemenin pameran foto jurnalistiknya World Press Photo 08 di Pacific Place, mendadak kita diculik tombe – the groom to be – untuk nangkring di roti bakar Benhil lalu mengobrol kesana kemari selagi menunggu hujan reda diiringi gonggongan anjing dan pelototan bapak-bapak penghuni rumah blakang warung roti bakar ..
*grin*

tengah malem, hujan belum reda jugaaaa .. akhirnya kita bertiga nekad pulang. naek motor bertigaan (bah. threesome datang terlalu cepat! sama lelaki-lelaki yang salah pula. hahahaha) sampe sudirman, lalu masing-masing pulang menembus hujan .. gue dibocengin tombe naik motor cuma pake jaket seraya memeluk dua buku pry yang gue pinjam yang nggak muat di tas, tapi ajaibnya kedua buku itu sama sekali nggak basah! hahahaha ..

masing-masing sampe rumah sekitar jam set 1 sampe jam 1 pagi – dan besoknya kita telat ke kantor, pada level yg berbeda-beda (gue cuma telat 10 menit, pry baru bangun jam setengah 10 pagi sehingga dia ke kantor tanpa mandi, dan tombe .. uhm, tombeeee lo telat ga sih? hehehe nggak apdet gini gue)

hahahaha .. malem itu SPEKTAKULER banjet dah .. (seperti istilah yang disebut pryabiasatapilucu)

btw gue sebeeeelll .. disini banyak banget poto-poto yang bagus dijadiin headshotnya pry .. huh!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s