High / Low

Standard

pada suatu akhir minggu yang longgar karena diisi dengan bengong di kost-an, saya menonton film lama berjudul Story of Us, pemerannya Bruce Willis dan Michelle Pfeiffer.
Intinya film ini adalah tentang pasangan yang sudah menikah selama kira-kira 10 tahun dan hampir bercerai karena merasa lelah dengan situasi pernikahan mereka, tapi sebelum mereka benar-benar memberitahu anak mereka ttg perceraian itu, mereka malah teringat hal-hal menyenangkan tentang pernikahan mereka dan kenapa mereka bisa saling jatuh cinta pada awalnya.

bukan, ini bukan review jadi ceritanya cukup yaaaa ..🙂

ada sesuatu hal menarik yg saya ambil dari film ini.
Bruce Willis dan Michelle Pfeiffer dalam film ini punya tradisi yg mereka terapkan di keluarga mereka.

Namanya tradisi High/Low.
Jadi, setiap hari, saat makan malam bersama mereka akan main High/Low – setiap anggota keluarga akan memberitahu dua hal :
– High mereka : satu saat dalam hari itu dimana mereka merasa bahwa itulah Highest point mereka (titik yang paling terasa menyenangkan  buat mereka) dan
– Low mereka : satu saat dalam hari itu dimana mereka merasa bahwa itulah Lowest point mereka (titik yg terasa paling menyebalkan)

nah, saya tertarik sama ide ini dan mencoba memainkan permainan di atas.
bahan percobaan : saya, dan salah satu sahabat dekat saya.
dan ternyata memang menarik!

karena diharuskan mencari titik High/Low, saya akhirnya melakukan seperti diharuskan evaluasi sepanjang hari kira-kira titik apa yang bisa saya kategorikan High, titik apa yang bisa saya kategorikan Low.

jawabannya bisa apa aja, nggak usah sesuatu yag extravagant, hal-hal sederhana juga bisa kok.

ada beberapa dampak baik dari ini :
1. lebih aware sama apa yang kita LAKUKAN sepanjang hari
2. lebih aware sama apa yang kita RASAKAN sepanjang hari – apakah kita seneng, sebel, atau biasa aja

contohnya nih :
fyi, karena sahabat saya itu belum biasa melakukan ini, baru ada 1 hari dimana kita sama-sama menghasilkan High/Low

SAYA
day#1
High :
nerima email isinya cuma kata “hugs” yang diulang sampai lebih dari 100 kali. menurut saya cute banget. hehehehe.
Low : kehabisan sabun muka saat mandi pagi karena hari sebelumnya lupa beli. akhirnya rasanya cuci mukanya kurang bersih.

day#2
High : kelar siapin kuesioner untuk didistribusikan ke cabang (akhirnya!)
Low : berantem sama temen saya, perihal satu omongan yang bikin suasana langsung jadi nggak enak padahal sebelumnya ngobrol asik.

DIA
day#2
High : lunch di steak restaurant, makan steak enak berat
Low : sakit perut malemnya (apakah karena steak yang sama? entahlah. hehehehe)

see? i’ve told you.
nggak usah sesuatu yang extravagant, hal-hal kecil juga bisa kok ditulis jadi High/Low.

dan ada point tambahan penting dari mainan ini :
it gives you a unique way to get to know someone better.
karena mau nggak mau kamu bakal tahu apa yang bisa bikin dia seneng, apa yang bisa bikin dia sebel, termasuk tahu apa aja yang terjadi di kehidupan dia hari itu.

jadiii .. mainin ini sama gebetan juga bisa kok! hihihihiiii …

lalu lalu ..
what is your High/Low for yesterday?
(nggak nanya hari ini, karena hari ini masih panjang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s