Politik Rumah Kost

Standard

Teritori : Seluruh area rumah kost
Wilayah strategis : Kamar mandi, dapur, ruang TV, ruang tamu
Pelaku : seluruh penghuni kost

Konflik potensial di wilayah strategis :

1. Kamar mandi

Konflik yang terjadi biasanya berkisar perebutan hak menggunakan kamar mandi, terutama untuk mandi pagi. Dia yang bangun paling pagi memiliki keunggulan lebih karena dapat menggunakan kamar mandi dengan durasi yang sesukanya. Yang lain tinggal memble karena mau nggak mau harus menunggu kamar mandi tersebut selesai digunakan.

Booking kamar mandi biasanya dilakukan dengan meletakkan satu set perlengkapan mandi atau handuk di dalam kamar mandi. Ini agak curang, karena seringkali kamar mandi dibooking padahal air mandi belum panas, padahal banyak yang ngantri. Jadi jangan salahkan kalau mendadak ada yang nyerobot sehingga pelaku booking harus menunggu juga.

Konflik biasanya diperparah bila ada anak kost baru yang lempeng jaya. Selain nggak bisa digedor sesukanya biar cepet selesai, dia juga penganut persaingan bebas dimana prinsipnya siapa cepat dia dapat, nggak peduli booking-an yang kelamaan, sehingga seringkali merusak tatanan urutan penggunaan kamar mandi yang sudah ada.

Namun, penghuni baru ini bisa dibalas dengan cara memonopoli kamar mandi secara simultan beramai-ramai, sehingga dia tidak mendapatkan kesempatan mandi SAMPAI semua orang selesai mandi – dan mengakibatkan dia terlambat sampai di kantor  (percayalah, trik ini sukses sekali dijalankan pagi ini, menyebabkan sang penghuni baru merutuki kebiasaan anak-anak kost itu untuk mandi lama, karena merasa kantor masuk jam 9 – sementara yang masuk kantor jam 8 belum sempat mandi karena menunggu mereka! Argh)

Solusi :
Bangun paling pagi. Colong start dari penghuni yang laen. Niscaya konflik dapat dihindarkan atau bahkan kadang dimenangkan!

2. Dapur
Konflik ekonomis yang terjadi biasanya berkisar di masalah hak pemakaian gas, yang ikutan urunan yang boleh pake. Selaen itu, nggak boleh. Nggak peduli gas dan kompornya nangkring sesukanya di dapur seperti tak bertuan (karena nggak mungkin juga kali gasnya dimasukin ke kamaaarrr ….)

Selain itu konflik terjadi di seputaran penggunaan alat makan, apalagi kalau di kost-kostan itu ada pembantu yang datang di pagi hari, yang cenderung menyebabkan penghuni kost jadi nggak pernah mau mencuci piring. Penghuni jadi terbiasa untuk pake peralatan makan / masak sesukanya, nggak peduli milik siapa. Nggak peduli kalo itu milik anak kost baru yang terbiasa mencuci piring sendiri – menyebabkan anak kost baru itu keki setengah mati karena botol minumnya raib, dan tempat bekalnya digunakan orang tanpa dicuci lagi.

Solusi :
Bekal sabun cuci piring dan cucilah piring sendiri, dan keringkan di atas serbet di dalam kamar. Aman, terkendali. Dan awasi tempat cucian secara berkala, kalau-kalau barang yang hilang muncul kembali di bak cucian piring. Kalau muncul, segera cuci dan amankan di kamar!

3. Ruang TV
Untuk TV, konflik biasaya terjadi karena perebutan channel, Yang paling duluan nangkringin TV, dia yang berwenang menentukan channel.

Solusi :
bawa TV sendiri. 14 inci ajalah, nggak terlalu mahal kok sekarang. Selaen bisa dipake untuk ntn DVD (dengan perangkat pendukung, tentu saja), bisa dipake juga untuk nonton TV di jam yang sesukanya, dan memberi hak untuk mencela sesukanya sama sinetron yang cupu tanpa kuatir menyinggung perasaan teman kost lain yang diem-diem menganggap sinetron itu sebagai panutan hidup.


4. Ruang Tamu
Konflik biasanya terjadi karena perebutan spot menerima tamu. Siapa yang duluan, dia yang berhak menempati. Dengan durasi yang sesukanya. Di beberapa kost, hal ini malah jd keuntungan – kalau pacar dateng misalnya, bisa dibawa ke kamar dengan alasan ruang tamu dipakai. Tapi di beberapa kost yang lain yang ketat, masalah jadi menyebalkan karena akhirnya memilih untuk nggak membawa tamu ke kost daripada nanti malah nggak jelas tamunya mesti ditaruh mana.

Solusi :
Nggak usah bawa tamu ke kost lah. Daripada jd rumpian temen kost laen kalo kebetulan tamu cowok yang dateng banyak di saat yang berbeda-beda, tar disangka pacarnya banyak ato nggak cewek nggak bener karena gonta-ganti cowok. Halah.

PS.  Di kost baru penulis, nggak ada ruang tamu. Jadi saran ini dibuat berdasarkan referensi di kost lama delapan tahun yang lalu.

Sekian!

Tulisan ini diilhami oleh kejadian tadi pagi dimana saya terlambat ke kantor karena telat bangun dan kamar mandi digunakan terus sama temen-temen kost yang mandinya ajubilah lamanyaaaaa .. selaen itu pada mesti pake air anget lagi. Saya sampe sempet cuci baju dan mereka masih belum selesai juga. Padahal pas saya berangkat ke kantor dengan terburu-buru, mereka masih santai di kost karena masuk kantor jam 9.

Oh ya. Juga karena kasus botol minum tupperware saya yang masih raib sampai sekarang.


Aaaarrrrggghhhh .. pengen pindah kost!😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s