Counting Down

Standard

so, today’s 4 days before the end.

entah ya. rasanya waktu sebulan sejak surat resignation itu dikirimkan berjalan begitu cepat.
sejak sebulan yang lalu hari ini sudah direncanakan, tapi selama sebulan juga rasanya saya masih bekerja seperti tidak akan beneran resign.
hahahaha.

mungkin karena manajemen kantor juga yang lebih memilih untuk menganggap saya tidak akan jadi mengundurkan diri, tetap memperlakukan saya seperti biasa, tetap memberikan pekerjaan-pekerjaan harian seperti biasa,
tak peduli diam-diam saya sudah mengosongkan laptop kantor dari data-data pribadi saya (dan membuat saya bangkrut karena harus mendadak beli harddisk eksternal),
menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang ke-pending,
dan hari ini saya menginventarisir semua dokumen yang ada di teritori saya dan menambah panjang list surat cinta terakhir saya yang berjudul Serah-Terima Pekerjaan (oh ya, have i mentioned proses ini BENAR-BENAR MENYEBALKAN?! *dumeldumel*)

dan saya juga sudah siap mentransfer Down Payment untuk kamar kost yang akan saya tempati bila bekerja di kantor baru hari Senin mendatang.

entahlah. minggu ini sepertinya akan berat.
kantor saya termasuk tipe kantor yang posesif sama karyawannya, apalagi yang sudah cukup lama bekerja seperti saya. dan tipikal, saat mereka merasa bahwa karyawan yang akan mengundurkan diri masih bisa di-nego agar tidak jadi mundur, mereka memperlakukannya dengan istimewa sekali. omelan-omelan absen dulu untuk sementara.
absolutely no pressure.

dan sebulan ini pun saya menikmati itu.
hahahahaha.

tinggal minggu ini saja, dimana mereka akan diberi penegasan ulang bahwa saya akan mundur terhitung hari Jumat, 21 November 2008.
entah apa reaksi mereka.
saya sudah siap meminimalisir konfrontasi dengan menyelesaikan proses serah terima pekerjaan secepatnya, dan kalau sebelum hari Jumat sudah selesai, saya sudah siap menghabiskan jatah cuti yang masih tersisa.
tapi tetap saja deg-degan.

anyway, bagi saya langkah ini adalah sebuah terobosan buat hidup saya. this is the moment when i am ready to make a change in my own life.
new job, new office, and definitely new place to live.

daripada terus menerus mengeluh terhadap situasi hidup yang tidak menyenangkan, lebih baik ubah apa yang bisa kita ubah kan?
cuma butuh ketetapan hati, dan sedikit kenekatan kok.

and God knows how many times, saya maju mundur sama keputusan ini🙂

tapi akhirnya keputusan bulat,
dan makin lama terasa semakin tepat.
mudah-mudahan Tuhan juga yang lapangkan jalannya, supaya minggu ini bisa berakhir dengan baik.

hehehe.
wish me luck ya, guys!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s