081001 Si Eneng Pulang Kampung (part 2)

Standard

hari pertama juga sempet kecewa karena merasa ketipu saat snorkeling. bwhahahaha. sindrom diver gagal yang kangen underwater view nih, ada tawaran snorkeling langsung di-habegh. tapi jadi belagu, secara kebiasaan dive / snorkeling di tempat yang keren-keren, akhirnya jadi ngomel-ngomel karena terumbu karangnya ga bagus (sama sekali!) dan cetek banget! akhirnya berenang aja susah.

tapi malemnya terhibur setelah cekikikan naik sepeda tandem sepanjang pesisir pas nyari makan malem. FYI guys, jarang banget deh ada tempat makan yang beres di Pangandaran. halah. sampe susah gitu cari tempat makan enak😦

hari ketiga liburan ke Green Canyon. beuh. udah prepare bakal ngantri secara harus naik perahu untuk sampai ke gua tebing-nya, dan tiap perahu cuma bisa mengangkut 5 (lima) orang. pas dateng dapet antrian 341-343 (kita ambil 3 perahu) sementara saat itu yang dipanggil baru antrian nomer 224.
halah.
nunggu empat jam, akhirnya dapet juga perahunya, lalu menyusur sungai besar yang bikin kita ngerasa lagi di Narnia. rombongan di kapal lain sempet ada yang liat buaya (dan jadi parno) tapi kita sih ga liat apa-apa .. hehehe. mungkin karena keasikan poto-poto ya bokkk ..
sampai di gua/tebing, pastinya kita berlima cecentilan pengen ikut berenang masuk ke lebih ke dalam. nggak bisa bawa kamera karena basah banget.
di sana nemu batu setinggi 3 meter .. dan pastinya, berkat kecentilan kita juga yang bikin kita bertiga mau lompat dari atas situ.

1 detik. 2 detik. 3 detik.
LAH KOK MASIH DI UDARA JUGA?!
dan gue sukses masuk ke air dalam posisi duduk, membuat paha gue memar karena rasanya kayak ketabok air :))

hari ketiga dihabiskan dengan shopping dan keliling-keliling sekitar situ aja naik becak nunggu waktu check out.

berangkat dari Pangandaran jam 12.30 langsung ke Jakarta via Singaparna – Garut, menghabiskan waktu 15 jam perjalanan berlima di Yaris (halah sampe bingung mau naruh kaki dimanaaaa .. hahahaha), tengah malam mampir di warung nasi di Nagrek karena kelaparan – yang ternyata warung nasi REMANG-REMANG (boookkk .. ada bilik mesumnya aja gitu), dan tiba di rumah jam 3.30 pagi.

tidur 2 jam, lalu siap-siap buat psikotest jam 9 paginya.
hahahaha. kacrut. kebiasaan nih. tiap psikotest pasti sebelumnya kurang istirahat🙂

anyway, that was one hell of a journey!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s