Long Distance Affair

Standard

bah.
affair kok long distance ..

oh, maksudnya bukan “affair” yang itu ya? bwhahahahahaha :))

anyway, recent discovery saya sebagai seorang banci curhat dan banci ngobrol adalah :
ternyata lebih murah punya pacar beda negara daripada beda operator telepon.

serius lho!

memiliki beberapa teman yang cukup dekat yang terserak di beberapa negara di dunia, membuat saya mulai mencari tahu informasi tentang tarif menelepon antar operator ponsel lintas negara.

FYI, saya menggunakan jaringan Indosat, dengan dua varian kartunya, IM3 dan Mentari, yang katanya punya tarif murah banget nelepon ke luar negeri.
dan ternyata bener lho (nggaaakkk .. ini bukan jualannn .. cuma cerita aja hehehe)

Kasus#1
Negara tujuan : Amerika Serikat
tarif telepon ke negara ini cuma Rp. 48,- per 6 detik.
jadi kurang lebih sekitar Rp. 2500,- per LIMA menit lah.
murahnya tarif ini membuat saya bisa aja nelepon temen saya di New York, dari posisi saya di depan kios pulsa di Cikarang, mengobrol selama 7 menitan – dan menghabiskan pulsa hanya sekitar tiga ribu rupiah.
pernah juga nelepon nyaris 20 menit, dan cuma menghabiskan pulsa sekitar tujuh ribu.
akhirnya saya pun jadi agak keranjingan nelepon dia.
habis seru!
selain tarifnya murah, ada tantangan lain yaitu perbedaan waktu 12 jam. dan rasanya asik aja menyapa dia dengan ucapan selamat pagi, padahal saya udah siap-siap tidur di Jakarta. bwhahahahahaha.
padahal dulu pas dia di Jakarta, saya nggak serajin itu juga nelepon dia :))

note : saya pake kartu Mentari buat nelepon negara ini, karena kalau menggunakan IM3 lebih mahal yaitu sekitar Rp. 85,- per 6 detik.

Kasus#2
Negara tujuan : Scotland, UK
punya teman lama yang balik ke negaranya (dan akan balik lagi ke sini) membuat saya penasaran gimana tarif menelepon ke sana. semalam dia muncul di Facebook saya setelah sekian bulan menghilang, dan akhirnya saya coba telepon dia.
we were talking for almost 5 minutes, dan hanya menghabiskan pulsa sekitar tiga ribuan.
memang lebih mahal dari USA, karena artinya menelepon ke negara ini memakan biaya sekitar Rp. 80,-an per 6 detik.
teman saya sudah takjub aja, karena merasa saya akan mahal sekali menelepon dia dan mengobrol selama itu. saya sih tenang-tenang aja, secara Mentari saya semalam pulsanya sudah dibawah lima ribu. jadi nggak akan mendadak membengkak.
dan bener kok, pulsanya cuma kepotong tiga ribuan.

saya belum coba untuk kartu IM3.

Kasus#3
Negara tujuan : Algeria / Aljazair
waduh! ini negara termahal yang pernah saya telepon! bah.
bisa jadi karena negara ini kurang “komersil” buat Indonesia ya .. hahahahaha.
nelepon negara ini menghabiskan pulsa sekitar Rp. 50,- per detik, pake kartu IM3.
jadi mau membanci telepon pun nggak bisa, cepet bener makan pulsanya!

tapi teman saya pun seringnya tinggal di luar ibukota negara, di daerah padang pasir yang agak terisolasi sehingga jarang dapat sinyal, jadi saya pun nggak sering nelepon dia
lebih sering dia yang nelepon, pake nomor kantor.
bwehehehehhee.

anyway, bener kan ..
kalo mesti milih berdasarkan syarat ekonomis biaya komunikasi, mendingan punya pacar beda kode negara daripada beda operator?

tapi ya ..
kalo pacar beda kode negara pastinya ga bisa diunyel-unyel, sedangkan pacar beda operator masih bisa.
kalo pacar beda kode negara pastinya ga bisa diminta jemput kalo mendadak butuh, sedangkan pacar beda operator masih bisa.

jadi yaaaa ..
pasti tetep asikan yang beda operator lah.
dengan catatan beda operator tapi masih satu kota lho yaaaa ..
ya tak?
*winks*

images taken from gettyimages

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s