tanda ketemu jodoh

Standard


apa ini ya tanda-tanda kalau seseorang udah mau ketemu jodohnya?
*ngarep*
hahahahahaha ..

1. penyelesaian unresolved issues sama mantan pacar
sebuah hubungan yang berakhir biasanya masih punya unresolved issues. ganjalan, yang belum tentu bisa didiskusikan atau diselesaikan untuk waktu yang lama setelah hubungan berakhir.
dari beberapa mantan pacar saya, saya sudah menyelesaikan unresolved issues sama hampir semuanya. berdamai – kembali berteman normal (kalau tadinya musuhan). atau berteman tanpa sakit hati (kalau tadinya udah temenan tapi masih ada yang mengganjal).
not necesarily abis itu kita jadi best friend forever dan hangout bareng tiap weekend .. nggak gitu juga sih. tapi setidaknya mereka udah ada di YM buddy list saya, dan bisa dikontak kapan saja.
dan masing-masing pun sudah bisa menjadi teman yang baik bagi yang lain, mengucapkan selamat dan turut senang atas kebahagiaan yang terjadi pada hidup saat ini.
saya sudah menyelesaikan unresolved issues sama mantan-mantan saya.
well, hampir semuanya, kecuali satu.
pacar pertama, saat saya masih kuliah semester satu.
sampai saat ini saya belum berhasil melacak keberadaan dia. message di friendster dia yang saya temukan di contact list teman saya pun tidak dibalas.
still one unresolved issue to go.

2. beberapa obsesi kecil menjadi kenyataan
setiap orang pasti punya obsesi kecil-kecilan. cita-cita konyol yang timbul karena pengen tahu bagaimana rasanya.
pengen ngerasain ditembak di Monas lah .. pengen ngerasain pacaran di pantai lah .. pengen ngerasain candle light dinner di atas atap lah .. pokoknya macem-macem.
biasanya cita-cita ini ditarget harus tercapai sebelum nikah. pasti sering dong, denger kalimat, “Pokoknya sebelum kawin gue udah mesti …” – nah itu namanya obsesi kecil-kecilan.
nah, sampai saat ini beberapa obsesi kecil saya sudah menjadi kenyataan.
pernah punya obsesi kecil dinner di atas atap .. done.
pernah punya obsesi ngobrol di tepi pantai / dermaga .. done.
pernah punya obsesi kecil ngerasain deket sama ekspatriat .. done.
hehehe. obsesi kecil yang terakhir ini memang agak konyol sih, tapi serius, saya penasaran aja gimana rasanya. ingin membandingkan apakah sama dengan kalau dideketin sama orang Indonesia. kesimpulannya? sama aja. mungkin agak beda sedikit dari gaya pendekatannya, tapi intinya sih sama aja.

tentunya obsesi kecil seperti ini jumlahnya banyak, dan akan selalu bertambah seiring waktu. tapi saat obsesi saya yang ketiga tadi mendadak jadi kenyataan (meski dulu rasanya nggak mungkin banget) sepertinya saya bisa bilang kalau obsesi kecil saya sudah menjadi kenyataan.

3. dihalau dari lelaki beracun
like it or not, lelaki (atau perempuan, bagi mereka kaum lelaki) beracun pasti ada di hidup masing-masing orang. jenis lelaki yang hanya bisa meracuni hati dan pikiran dengan imajinasi harapan semu dan sementara.
menyebalkan, tapi sulit ditinggalkan.
biasanya lelaki beracun adalah candu yang berbahaya. meski pun mereka seringkali menyakiti, tapi perempuan juga seringkali sado masokis.
akhirnya mereka nggak pernah bisa meninggalkan lelaki-lelaki beracun seperti ini.
well, sampai beberapa minggu yang lalu, saya punya beberapa lelaki beracun – yang kemudian dirontokkan satu per satu.
ada yang rontok karena argumentasi,
ada yang rontok karena tidak bisa dihubungi,
ada yang rontok karena tidak tahan lagi menghadapi ego yang sedemikian besar.
apapun alasannya, berasal darimana pun alasannya (bisa dari saya, bisa dari dia) biasanya alasan rontok ini tidak direncanakan, tapi tetap terjadi.
apa tujuannya?
mungkin untuk meminimalisasi distraction – sehingga saat ketemu sang pangeran tampan (baca: jodoh) kita bisa melihatnya dengan jelas, nggak terganggu oleh racun-racun itu?

anyway,
jangan sepenuhnya percaya bahwa ini benar-benar tanda ketemu jodoh ya.
entah kenapa saya merasa seperti itu.
tapi tentunya, pendapat saya juga belum bisa dianggap sebuah kebenaran, secara saya juga belum yakin apakah saya sudah ketemu jodoh saya.

mungkin yang (merasa) sudah ketemu jodohnya, bisa memberikan klarifikasi apakah tanda-tanda di atas benar adanya?

kalau bener sih, asik dong. hehehehehe.
*cengiran jail*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s