Chasing Harry Winston

Standard


Rating: ★★
Category: Books
Genre: Literature & Fiction
Author: Lauren Weisberger

I have fallen in love with her books ever since I read Devil Wears Prada, and then her second book – Everyone Worth Knowing.
Karena itu saat lihat buku barunya di Aksara, langsung nggak ragu untuk beli.

Tapi sayang, ternyata buku ketiga ini tidak semenarik dua bukunya yang pertama.
Buku ini menceritakan tiga sahabat, on their nearly 30s :

Leigh Eisner, editor di sebuah penerbit besar di New York – cantik, sukses dan punya pacar presenter ESPN yang ganteng dan cinta mati sama dia, namun agak freak dengan “alergi”nya terhadap invasion toward her private space (aduh nyebutnya apa ya .. bingung) dan dihadapkan pada tantangan project besar di kantor dengan menjadi editor buku barunya penulis sensasional yang sudah menghilang bertahun-tahun bernama Jesse Chapman;

Adriana de Souza, cantik, seksi (keturunan Brazil, ibunya mantan model) serial-dater terhadap lelaki-lelaki kaya, lajang dan sukses. Keluarga de Souza memang tajir banget – so she doesn’t have to work to earn money she likes to spend. Hidupnya seperti mimpi perempuan-perempuan pada umumnya, tapi dia sebenarnya iri pada dua sahabatnya yang punya pekerjaan tetap (but she’d rather die than admitting this to her two bestfriends)

Emmy (i forget her last name) – typical ordinary girl, she has small, no-boobs kind of figure, dan agak “haus” komitmen (selalu ingin punya pacar jangka panjang, cepat berkeluarga dan punya anak – she’s that kind of girl). Pacar terakhirnya, Duncan, seorang lelaki yang menurut dua sahabatnya “nggak banget” memutuskan hubungan untuk pacaran sama trainer pribadi berumur awal 20an bernama Brianna yang punya facebook dan myspace (hahahaa. Ternyata bagi tiga sahabat ini, kepemilikan facebook dan myspace menandakan betapa ABG-nya perempuan itu) dan ini membuat Emmy sebel setengah mati (meski diam-diam dia masih suka kirim email dan bongkar-bongkar account kodak moments-nya Duncan)

Ketiga sahabat ini kemudian bikin perjanjian. Bahwa mereka akan melakukan sesuatu untuk mengubah hidupnya dalam waktu setahun.

Adriana – berjanji untuk punya SATU pacar tetap, dan bertujuan untuk minimal bertunangan.
Emmy – berjanji untuk memasuki dunia ”whoredom” dimana dia berjanji untuk melakukan casual-noncommittal-sex dengan satu lelaki dari tiap benua – sekalian dengan pekerjaannya yang menuntut dia untuk banyak traveling ke luar negeri,
Leigh – yang dibebaskan untuk membuat resolusi yang kira-kira dia mau – karena kedua sahabatnya merasa dia sudah memiliki semua hal yang diinginkan perempuan (good career, handsome and loving boyfriend, nice apartment, dll) meski diam-diam Leigh merasa hubungannya dengan Russel mulai mengganggu – but then again, how come someone so perfect could feel so unbearable?

Dan buku ini bercerita petualangan ketiga sahabat ini dalam satu tahun, ups and downs dalam memenuhi janji mereka sendiri dimana tantangan terbesar yang harus mereka hadapi adalah diri mereka sendiri.

FYI, kenapa Harry Winston?
Harry Winston diceritakan merupakan produsen cincin berlian mahal, yang merupakan impian setiap perempuan untuk dilamar dengan cincin produksinya.

Seperti biasa, buku Lauren Weisberger selalu tampak sophisticated – full of people from sophisticated backgrounds, sophisticated clubs and hang out places .. dan buku ini juga salah satunya.
Sayang, mungkin karena tokoh utamanya ada tiga, saya nggak merasakan buku ini semenarik dan se-engaging dua buku sebelumnya. Plotnya biasa aja, cenderung melompat-lompat, bertukar-tukar antara tokoh utama yang satu ke yang lain, sehingga emotional buildingnya nyaris nggak ada.
However, buku ini cukup update dengan trend-trend masa kini (facebook, myspace, juga liburan ke Indonesia, dll) jadi terasa ”dekat” dan nggak terlalu mengawang-awang.

Agak tebal sih, tapi kalau lagi iseng, coba baca aja .. not bad for light reading
(hehehehe akhir-akhir ini list buku saya sepertinya memang light-reading semua)

🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s