hari yang salah untuk meng-kota

Standard

dari seluruh hari dalam sebulan, kenapa juga gue harus ke Jakarta KEMARIN?

benar-benar pilihan hari yang salah.
demo berlangsung sesiangan sampai malam, membuat jalanan macet dimana-mana.
gue terperangkap di dalam Patas AC yang melewati tol dalam kota dari Halim arah ke Grogol, melewati salah satu titik demonstrasi di depan gedung MPR/DPR yang kemarin agak heboh (pake bakar-bakaran ban, rusak pagar .. duh, udah tau pagar gedung mpr/dpr itu mahal bener bikinnya kemaren. kok dirusak sih? nanti ada budget baru lagi buat betulinnya kannn .. ), membuat gue harus menghabiskan waktu nyaris 3 JAM dari Cikarang ke Slipi.
masih untung kemarin bis gue kekeuh menempuh jalan tol. kalau lewat arteri sepanjang Gatot Subroto, waduh, wassalam deh. macet total nggak gerak sama sekali.

tapi sempat juga merutuk sedikit. bukan, bukan karena macet. karena komunikasi lewat ponsel yang gue ciptakan berkat kebosanan sendirian di dalam bis kemarin.

sms dikirim terhadap seorang bajingan-mantan-gebetan :
“set dah. di depan kantor lo macet banget.”

sebelumnya telepon gue ga diangkat, jadi saat itu nggak berharap ada balasan. tapi lalu ada telepon masuk. dari sang bajingan-mantan-gebetan.

“hey, aku nggak bisa lama-lama ya, lagi meeting soalnya. ini aku keluar sebentar buat nelepon kamu sekalian ke toilet. kamu jangan lewat gedung MPR/DPR ya! kata security kantorku di sana lagi ada demo parah, anarkis segala .. blablabla..”

dan intinya, dia keluar dari ruang meeting, untuk menelepon gue sekalian ke toilet, hanya untuk memperingatkan gue hal itu.
agak telat sih, secara gue sudah terjebak di jalur tol.
tapi tetep aja gue terenyuh.

sial.
kenapa sih bajingan itu cenderung untuk baik dan perhatian kayak gitu? why can’t they just act evil, being an ass, so we can easily hate them?!
*sigh*
(muka hopelessly addicted. hahahahaks)

eniwei, pulang dari kampus setelah bimbingan pun gue masih ketemu demonstrasi lagi, yang sekarang di depan Atmajaya. beruntung gue melewati jalur arah ke Thamrin, jadi masih agak lancar – sementara jalur sebaliknya (arah Blok M) udah nggak gerak aja gitu. tadi pagi gue liat di berita semalam pake bakar-bakaran mobil Avanza. untung gue udah nggak disitu.
tapi sempet lah, kena kemacetan-kemacetan kecil di perjalanan pulang, sehingga gue baru sampai rumah jam setengah sembilan.

tapi memang sih, perjalanan pulang tidak terasa se-membosankan dan se-menderita perjalanan perginya.
mungkin ini dipengaruhi oleh fakta bahwa :
BAB 1-5 GUE DI-APPROVED SAMA DOSEN GUE!
(iya, dosen yang pernah gue ceritakan itu)

dengan begini gue bisa ngejar deadline hari Jumat besok, dan nggak usah bayar 1 semester lagi buat perpanjangan tugas akhir.
YEAY!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s