pertanda oh pertanda

Standard

ah ini pertanda.
atau bukan?

ini pertanda!
tapi apa bukan ya?

lalu kenapa akhir-akhir ini banyak hal kebetulan yang mengarah padanya?

tiket pesawat liburan yang ternyata ditemukan terselip saat mulai membaca kembali buku yang sudah berbulan-bulan tidak dibaca
resensi film baru yang dibaca secara acak, yang ternyata diperankan oleh adiknya yang kebetulan pemain film nasional

apa lagi? saya lupa.
yang pasti akhir-akhir ini banyak hal di sekitar saya mengingatkan saya pada dia.

ini pertanda. atau bukan.
atau mungkin saya saja yang menginginkan semua ini menjadi pertanda.

tapi kenapa juga saya harus mencari-cari
pertanda menuju dia?
setelah semua kemarahan itu. kekecewaan itu.
kenapa harus dia?

dan kenapa juga,
mata ini harus menghangat sekejap sebelum sempat tertepiskan
saat dia berkata dengan lembut barusan,
“Be good ya ..”

dia kan’ jahat.
kenapa saya harus begini sih?

*misuh-misuh*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s