tentang peselingkuh dan si penggebet-banyak

Standard

kata siapa berselingkuh itu gampang?
kata siapa berurusan dengan lebih dari satu gebetan (tanpa membiarkan gebetan yang satu mengetahui keberadaan gebetan yang lain) itu mudah?

permainan-permainan sejenis ini membutuhkan stamina tinggi, otak yang cerdas disertai kemampuan berpikir cepat, dan keahlian mengatur detail dengan seksama.
memang tidak sembarang orang yang bisa memainkannya.
jadi jangan pernah under-estimate kaum peselingkuh maupun kaum penggebet-banyak!
they’re good. even better than you expected!


sebuah kejadian mengajarkan saya pelajaran ini.

jadi, runutan kejadian semalam :

Pk 21.00 – 22.00
saya bertukar pesan singkat dengan gebetan no 1 (mari kita sebut oknum A) setelah sebelumnya saya menelepon dia.

Pk. 22.00 – 22.35
saya mandi dan siap-siap tidur tapi mengumpulkan botol-botol kuteks saya dulu untuk melaksanakan sesi pedikur singkat.

Pk. 22.35 – 22.45
gebetan no. 2 telepon (mari kita sebut yang ini oknum B). dia baru pulang dari luar kota. kita mengobrol selama sekitar 10 menit selagi saya melakukan pedikur. percakapan disudahi dengan janji bahwa dia akan menelepon kembali malam itu.

Pk. 22.45 – 23.10
masih menunggu. belum ada telepon balik. diduga oknum B pasti sedang membongkar tas bepergiannya dan beberes, jadi memang tidak akan bisa dalam waktu sebentar.
mengirim SMS ke oknum B.
hal ini menyebabkan namanya pun ada di deretan teratas list penerima SMS saya.

Pk. 23.10
saya ketiduran dengan sukses

Pk. 00.15
saya terbangun. mendadak teringat pada oknum B yang katanya akan menelepon. muncul niat menelepon untuk memberi tahu agar percakapannya disambung keesokan paginya saja (ah, saya memang terlalu sopan, nampaknya)

Pk. 00.16
saya menelepon.
menelepon OKNUM A, yang namanya ada di recently dialled calls ponsel saya.
tidak menyadari bahwa itu bukan list penerima SMS, dimana oknum B ada di deretan teratas.

Pk. 00.16.32
telepon saya matikan sebelum diangkat.
menyadari bahwa saya telah menelepon orang yang salah.

Pk. 00.17
saya ketiduran kembali dengan sukses

dan keesokan harinya, saya sibuk mengecek dan memperbaiki kerusakan apapun yang telah saya buat.
saya meminta maaf kepada oknum A dengan alasan bahwa semalam hp saya tidak sengaja kepencet (boong sih, tapi itu satu-satunya alasan yang masuk akal. dan dia percaya sama keterangan saya)
dan saya tidak memberitahukan apa-apa kepada oknum B mengenai kejadian semalam saat dia menelepon saya jam 6 pagi ini.

ah gila!
emang nggak boleh banget maen-maen sama gebetan yang lebih dari satu, apalagi sama selingkuhan, kalau nyawa belum kekumpul sepenuhnya.
apalagi,
kalo kedua gebetan itu .. saling kenal, meski mungkin bukan temen sepergaulan.
*dududududu*


– tulisan ini dapat dibuat dengan leluasa mengingat oknum A dan B sama-sama bukan pemain multiply. namun nama tetap disamarkan untuk menghindari ada kerabat maupun kolega oknum A dan B yang merupakan pemain multiply –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s