driving / diving

Standard


driving and diving.
kedua kata ini beda tipis.
sama-sama butuh license.
tapi kenapa saya sulit sekali mempelajari yang satu, dan mudah sekali mempelajari yang lainnya?!

ok, saya coba tilik satu persatu.

1. cara dan suasana belajar
driving
gue belajar nyetir udah berkali-kali. dari les mengemudi yang gue ambil pas cuti panjang di bandung awal tahun kemarin, sampai ke les tidak resmi (which is, pake mobil kantor keliling kesana-kemari, coba bawa mobil nyusurin tol dari rumah ke kantor dan sebaliknya) selama beberapa minggu tahun ini .. tetep aja belum bisa! mungkin karena suasana belajar mengemudi tidak pernah terasa menyenangkan. angkot. ojek. macet. tanjakan. bah. dengan begitu banyak ketidaknyamanan, kenapa juga gue mesti belajar beginian?

diving



gue belajar diving dalam rangka perjalanan enam hari ke Bunaken, one of the greatest diving spot in Indonesia, oh well, perhaps in the world. gue satu-satunya peserta trip yang belum punya license, dan temen-temen seperjalanan gue yang baik itu tidak rela kalau gue cuma snorkeling-an di permukaan laut sementara mereka bersenang-senang bermeter-meter di bawah gue. akhirnya mengikuti beberapa sesi kilat di kolam senayan, kemudian langsung praktek nyemplung di Bunaken.
hasilnya? voila! cepet aja gitu gue bisa-nya.
kata mereka yang lebih pakar, gue udah cukup ok – cuma belum mantep aja buoyancy (keterapungan)-nya. tapi soal yang lain-lain – gue udah ok. apalagi nyali. karena kemaren nggak jiper dibawa sampe ke 30 meter.
hahahaha. secara di bawah suasana bagus banget, dan gue nggak merasa sakit apapun selama dalam perjalanan ke bawah, gue sih nggak masalah mau jalan-jalan ke kedalaman berapapun – selama tangki oksigen gue masih cukupšŸ˜€
suasana belajarnya menyenangkan .. baik di bawah air maupun di atas air. di bawah pun nggak ada motor dan angkot yang bikin gue misuh-misuh. jadi bisa dibilang suasana belajar kondusif.
nah! pantes gue bisa lebih cepet bisa diving!

2. motivasi belajar
driving
salah satu motivasi gue belajar nyetir adalah karena alasan mobilitas. pekerjaan gue membutuhkan mobilitas yang tinggi, dan meskipun gue termasuk orang yang asik-asik aja naik bis dari ujung jakarta satu ke ujung jakarta lainnya, tetap aja ada hambatan di saat gue harus sampai ke suatu tempat yang nggak ada akses angkutan umum. apalagi kalau lokasinya masih belum terjamah sama gue. nah ini sebenernya yang bikin gue merasa kalau gue harus bisa nyetir.
dan dulu mungkin faktor cost, katanya kalau naik mobil total costnya slightly lebih murah. tapi sepertinya alasan ini nggak lagi relevan dengan kenaikan harga BBM yang akan diberlakukan sebentar lagi. pasti boros di bensin juga jadinya.
belum lagi untuk alasan pencemaran udara yang berdampak pada global warming. gue termasuk orang yang “terpengaruh” saat liat-liat pameran Go Green kemarin. menurut gue ga makes sense, kalau setiap individu harus berada di satu mobil kalau mau kemana-mana. selain bikin macet, kadar gas buangan mobilnya juga pasti berkali-kali lipat. setidaknya kalau gue naik bis, gue bisa share kadar polusi yang gue sebabkan dengan puluhan penumpang lainšŸ™‚
jadi untuk alasan apa lagi gue harus bisa nyetir?
ah ya, gue lupa. ada satu lagi.
untuk suatu hari nanti, dimana mungkin gue udah berkeluarga. di saat darurat, kalau suami gue (misalnya, di rumah cuma dia satu-satunya yang bisa nyetir) sakit di tengah malam dan harus ke dokter / rumah sakit secepatnya. pasti bakal repot juga kalau harus nungguin taksi, secara gue pasti harus mikirin anak-anak gue juga. belum lagi setelah itu harus bolak-balik ke rumah sakit, sementara anak-anak gue harus sekolah.
waduh. ngebayanginnya aja ribet.
jadi either gue harus bisa bawa mobil, atau bisa bayar seorang supir setia yang bisa dimintai tolong 24 jam. sepertinya yang kedua kemungkinannya agak kecil, jadi mau nggak mau harus ambil pilihan pertama. gue harus bisa bawa mobil.

diving
kenapa gue belajar diving? karena gue suka.
hahahaha. gue jatuh cinta sama pemandangan di bawah sana, gue jatuh cinta sama clownfish dan nudibranch yang bisa gue temui di bawah sana. gue jatuh cinta sama bangkai kapal karam yang menurut gue keren banget. gue jatuh cinta sama kemungkinan gue bisa melihat pygmy sea horse, gue jatuh cinta sama foto-foto keren yang bisa diambil di bawah laut.
gue belajar diving bukan karena gue harus, tapi karena gue suka.
pantes kan gue lebih cepet belajar diving?

hehehe.
tinjauan dua faktor aja sudah menjelaskan dengan gamblang kenapa gue bisa lebih cepat belajar diving daripada belajar driving / mengemudi.
tapi sebelnya, even though i hate driving, i know i have to be able to do this. untuk alasan mobilitas dan situasi darurat seperti yang gue kemukakan di atas. dua alasan itu membuat gue harus mau-nggak-mau belajar nyetir, sepertinya saat ini pun kadar mobilitas gue dengan angkutan umum sudah jauh meningkat dari tahun lalu, tapi itu belum cukup.

jadi, karena sementara ini kemampuan diving gue sudah cukup (belum bagus lah, tapi cukup) meski licensenya belum juga gue beresin (hehehehe iyaaa ini emang pe-er gue. bukan masalah niat ga niat atau apa, berkaitan sama budget soalnya. hehehee), sepertinya mulai sekarang gue harus konsentrasi untuk belajar hal yang satunya lagi.
i have to learn how to drive.

oh God. ngebayanginnya aja gue udah males.
hahahahahahahaha ..
seperti yang gue bilang di atas,

mengemudi tidak pernah terasa menyenangkan.
dengan begitu banyak ketidaknyamanan, kenapa juga gue mesti belajar?


hahahahahaks. i know. excuses, excuses .. :))
meski pun alasan apapun itu tidak akan cukup untuk menjadi alasan gue tidak belajar mengemudi. suatu waktu nanti gue pasti perlu kemampuan ini. suatu waktu nanti pasti akan ada kondisi dimana gue tidak punya pilihan dan hanya bisa merutuki diri sendiri kenapa waktu itu tidak mau belajar mengemudi.
dan gue tidak mau itu sampai terjadi.

soooo ..
mari kita cari sekolah mengemudi terdekat!
hahahahahahahaha ..

Ā 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s