beberapa pikiran acak

Standard

1. saya bersyukur tinggal di Indonesia dan memiliki kolega serta teman-teman yang mayoritas bernama Indonesia.
dengan demikian saya bisa lebih cepat menyeleksi puluhan/ratusan email baru yang masuk ke inbox outlook saya, menghapus sebagian besar di antaranya yang berasal dari nama-nama asing berbahasa Inggris, kadang tanpa perlu melihat subject-nya lagi karena saya tahu email-email ini adalah spam.
kalaupun ada nama asing yang muncul biasanya cepat terlihat, karena kolega / teman benama asing pastinya nggak terlalu banyak yang kirim email ke outlook.
lagian biasanya saya berkomunikasi dengan mereka lewat web-based email, yang punya mekanisme screening email spam yang lebih bagus daripada outlook express (tinggal tekan empty spam folder, voila! semuanya kehapus. nggak pake nyampur-nyampur sama email betulan)

2. Artis Indonesia seharusnya berpikir lebih lanjut kalau menggunakan kata-kata berkonotasi agak cabul dalam lagunya.
Orang Indonesia itu senang membeo, meski kadang nggak tahu artinya apa. kemarin saya terkaget-kaget denger anak SD, sekitar kelas 4-5 yang duduk di sebelah saya di angkot,  nyanyi lagu Mulan Jameela :
“akulah mahluk Tuhan yang tercipta, yang paling seksi .. hanya kamu yang bisa membuatku terus menjerit .. ” lengkap dilanjutkan dengan “ah, ah, ah”-nya.
kira-kira anak kecil itu pernah nanya nggak ya sama Ibunya kenapa mulan ber-ah-ah di lagunya?
kalaupun dijawab, saya yakin bukan jawaban, “maksudnya dia lagi orgasme, dek ..”
(tulisan ini tidak bermaksud menjelek-jelekkan mulan sebagai personal, i know she is a good person. tapi lebih ke lirik salah satu lagunya aja)

3. kepada bapak kolonel yang wajahnya berada di logo restoran ayam goreng terenak di jakarta .. maybe you should be really careful if you want to use music as your marketing strategy.
kalau maksudnya pengen kayak kopi putri duyung yang punya musik khusus di area kafe mereka, dan bahkan bisa menjual cd berisi lagu-lagu yang memang hanya diputar di kafe-kafe mereka, mungkin harus lebih selektif memilih artis / musik yang mau di”jual”.
apalagi kalau artis-artis yang di”jual” akan memiliki video klip, lengkap dengan teks lagu ala karaoke dan diputar di LCD TV di restoran seluruh penjuru nusantara.
karena rasanya nggak nyaman juga kalau harus makan dengan diiringi olehh lagu hiphop berlirik nggak penting seperti ini :

Suka – Suka Gue
Lagu & Lirik: Bobby Alatas, Thoriq & The Juice
Arr       : Bobby Alatas
Mixing  : Bobby Alatas
Produser : Bobby Alatas

Suka – suka – suka – suka – suka – suka – suka – gue (4x)

Kalau gue mau begini…kalau gue mau begitu
Jangan lo asal protes doooong…coba lo denger dulu
Lo liat dulu, no comment dulu, and jangan belagu
Kalo belagu, gue eemmh lo…
Gue emang borju, gay ague bling-bling
Semua serba merk dan antibajakan yo…

# Masa bodo ama lo punya urusan
   Mas bodo ama lo punya kerjaan
   Gue ga pernah peduli setan
   Gini-gini juga kan gue tau batasan

* Suka – suka – suka – suka – suka – suka – suka – gue 2x
   La – la – la – la – la – la – la – la – la – la – la – la – la – la 2x

Bonyok gue tajir, have a fancy car
Shoping luar negeri, bergaul sana – sini

#, *

Harim ane cantik, body-nya seksi
Hobinya clubbing… satu minggu tujuh kali

#
Masa bodo ama lo punya urusan
Mas bodo ama lo punya kerjaan
Gue ga pernah peduli setan
Gini-gini juga kan gue tau batasan

Like this, like that, like this, that, this, that, this, that, this

Yo… suka-suka gue kalo gue mau rap-rap
Karena hip-hop emang sangat asik jack
Kalo elo denger bikin elo merem melek
Eh, awas-awas jangan kau mulai brengsek… braakk

*
Permisi bos, numpang lewat, toong rapat-rapat
Meleng sedikit pasti bakalan lewat
Musik gue asik, gay ague asik
Apalagi kalo ngerap bareng Thoriq
Banyak komit, terlalu banyak, emang nggak penting
Cuma bikin lo jadi orang sinting.. mikir miring
Mending lo santai tapi jangan seperti jablay
Ikayy… yuuuuukkk

ditambah dengan video klip yang dua di antara pemerannya adalah sepasang anak kecil di tengah orang-orang berdansa dan berpesta seperti video hiphop pada umumnya.  

kalau video klipnya harus dipasang .. mbok ya nggak usah pake lirik lagunya lah ..
toh liriknya nggak bisa dibilang bagus, meaningful, atau mendidik juga ..
seriously, i found it uncomfortable watching those while eating.

hehehehe.
ada yang mau nambahin?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s