dia (bagian empat)

Standard


dia termangu.
lalu meletakkan ponselnya di meja.
tak mengerti apa yang terjadi.

kenapa ia begitu manis hari ini?
kenapa ia mau mendengarkan ceritanya, melontarkan semua pertanyaan-pertanyaan itu, yang memancingnya untuk cerita lebih panjang, dan menumpahkan semua beban yang menghimpit?
padahal sebenarnya benak ini masih resah karena urusan kantor yang tak kunjung tuntas?

percakapan mereka tadi cukup menyenangkan.
cukup memberinya sedikit ketenangan.
meski dia tak ingat ia mengucapkan kata-kata penghiburan apapun tadi.

ah ya, ia memang bukan mereka.
mereka yang jago berkata-kata.
jago mengucapkan kata-kata yang manis penuh rayuan.
atau bahkan kata-kata penuh semangat bak motivator.

ia hanya bisa berkata-kata, dengan tenang.
menegur, lagi-lagi dengan tenang.
memarahi .. entahlah, dia tak yakin.
terakhir kali ia marah padanya, tak banyak kata yang sempat terucap.
telepon itu terlanjur ditutup.
dan telinganya keburu tuli dengan airmata yang mulai menggenang.
dan sakit yang mendera badannya.

ia hari ini..
seperti bukan ia.

atau mungkin dia sudah terlalu lama terbiasa dengan ia yang tak pernah peduli?

***


“Besok ada rencana ke mana?”
“Uhm. Entahlah. Ada janji sama teman, tapi belum ada konfirmasi.”
“Teman yang mana? Dia?”
dia tak menjawab.
“Jadi sekarang kamu masih juga bersamanya?”
dia tak menjawab lagi.

 
lelaki itu menghela nafas.
dia bisa mendengar kekecewaan di sana.
tapi dia hanya bisa diam.
dia tahu bahwa lelaki di hadapannya ingin sekali membuatnya bahagia.
meski sampai detik ini dia belum juga memberikan kesempatan pada lelaki ini untuk dapat melakukannya.
dia tahu bahwa dia tengah menyakiti dirinya sendiri dengan memilih untuk tetap bersamanya.
ah, benarkah ini rasa sakit?
dia baru tahu rasa sakit dapat terasa hangat dan menyenangkan.
karena hanya itulah yang dia rasakan setiap kali dia bersamanya.
lalu apa namanya, rasa  yang dia rasakan setiap kali dia tidak bersamanya?

 

 

sepi?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s