Mr Right Fright

Standard

Kemarin sekali lagi saya mengalami teguran dan omelan yang sama dari salah satu sahabat saya. oh well, memang nggak cuma dia yang selalu komplen bagaimana cara saya me-manage kehidupan percintaan saya.
most of my bestfriends do the same thing.

Mungkin karena kalau ada apa-apa terjadi sama saya :
a. mereka jugalah yang harus mengalami panas-kuping karena saya curhat merajalela (apalagi kalo mereka punya esia .. hahahahaks)
b. mereka juga harus siap ngasih saran beserta argumentasi yang kuat ke saya – yang meskipun sedang mengalami emotional breakdown, tapi tetep aja suka keras kepala dan ngeyel ..

but of all people, PASTI mereka jugalah yang sudah mengerti karakter saya dan kebiasaan saya dalam “memegang” lelaki .. (halaaahhh udaahhh nggak usah jadi imajinasi cabul ya …  hahahahaha)

anyway, balik ke topik awal.
mereka sering memarahi saya, for often wasting my time with the Wrong Guy, yaitu semua lelaki yang nggak berprospek untuk “dibawa” ke masa depan.

dan biasanya omelan mereka makin menjadi, kalau mereka tahu ada lelaki-lelaki lain yang (menurut mereka) lebih memenuhi kriteria “husband material” tapi malah saya-nya yang tengil. yang males-malesan. yang nggak serius dalam proses mengenal lelaki-lelaki ini lebih jauh.

hm .. saya pernah ketemu seseorang.
berdasarkan buku yang memuat teori dan standar “The Criterias of Mr. Right” (buku ini tidak dijual dan tidak ada dimana-mana, tapi saya yakin masing-masing dari kita sudah memiliki bayangan apa saja kriterianya), dia adalah seorang Mr. Right.
He’s a Mr. Right, by the book.
saya tahu itu.
tapi malah dia membuat saya takut.
saya takut dengan cara dia memandang saya yang penuh rasa sayang dan kekaguman.
saya takut dengan cara dia memperlakukan saya dengan sangat baik
saya takut, karena saya tahu dia melakukan semua itu sebagai investasi, yang didorong oleh perasaan yang dia miliki terhadap saya, dengan harapan suatu hari nanti dia akan memperoleh return yang diharapkan.
marriage, maybe. or at least, a serious relationship.
dan ketakutan saya mungkin didorong oleh ketidakyakinan saya bahwa saya bisa memberikan semua itu ke dia.
akhirnya saya kabur.
saya datang dan pergi.
namun dia tetap ada disana, masih memperlakukan dan menatap saya sama seperti sebelumnya, setiap kali saya datang setelah pergi selama beberapa waktu.

i have tried to get to know him better.
i have tried to grow this feelings toward him.
you know, because he is a Mr. Right.
but i just can’t.
sampai sekarang pun belum bisa.
berdekatan dengan dia membuat saya takut, sehingga saya selalu lari dari rasa takut itu. saya selalu lari dari dia.

Mr. Right scares me.
Kenapa?
Mungkin karena saat ini saya belum siap bertemu Mr. Right.

Ketidaksiapan saya itu menyebabkan saya lebih betah berurusan dengan Mr. Right Now(s), a.k.a. the Wrong Guys.
Who are, by the book (or theories), not right, not prospective.
karena itu pun mereka tidak akan mengharapkan apa-apa dari saya secara jangka panjang, demikian juga sebaliknya.
then we can let go all the pressure of expectations.
(meski seringnya saya suka kejebur memiliki ekspektasi ini dan kecewa saat ekspektasi saya tidak terpenuhi – oh well, this is my fault, i know. hahahaha ..)

mungkin hal ini bisa menjelaskan juga kenapa beberapa perempuan seolah memiliki kecenderungan sado masokis.
senang menyakiti diri sendiri, dengan berurusan dengan para lelaki yang kita ketahui hanya akan menyakiti kita, yang tidak memiliki prospek jangka panjang ..
but we do it anyway.

maybe because Mr. Right scares us?

p.s. this journal is marked WOMEN only. hahahaha. we shall not let those guys know what we really think inside these minds .. :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s