kentang sofa

Standard

selama ini gue, dan seluruh keluarga gue, dan seluruh orang-orang yang cukup kenal deket sama gue, tahu kalo gue nggak suka nonton TV.

jadi tidak, gue bukan kentang sofa, ato bahasa kerennya couch potato.
bukan orang yang keranjingan nonton TV, yang pantatnya ga bisa lepas dari sofa depan televisi.

terus datanglah pegawai-pegawai sebuah provider tv berlangganan yang menaruh panci besar berantena di belakang rumah dan menambah channel di televisi ruang tamu sampai nyaris seratus channel.

dan kemaren untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, gue jadi kentang sofa.
duduk di sofa depan tv selama empat jam nonstop, mata nempel ke layar televisi.
euphoria karena begitu banyaknya channel yang bisa gue browsing (bisa mesen biar dikasi reminder lagi! wahh hebaaaat .. ) dan begitu banyaknya serial tv yang bisa gw tonton tanpa harus beli dvdnya  sebanyak satu season, padahal ceritanya blm tentu bagus.

jadi kesimpulannya ..
kata siapa gua ga suka nonton tipi?
ternyata gue malah punya kecenderungan laten menjadi kentang sofa!

*biar .. biar aja dibilang norak. emang kok. bweee ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s