racau

Standard


saya sedang ingin meracau
pikiran terasa penuh
saya belum menemukan sesuatu untuk mewadahi bila suatu detik semua itu meluap keluar
saya ingin meracau
tapi tidak, saya tidak mencari orang yang mampu mendengarkan
tapi mampu bercerita, agar saya cukup mendengar
agar saya bisa keluar sejenak dari benak saya yang berputar tiada henti

ujung jari berkelana di keypad ponsel semalam
menekan satu nomor yang pernah begitu familiar
dan dia ada di sana
seperti biasa, dia pun menjadi teman yang mampu bercerita,
but fully understands that this is just the tip of the iceberg
dia terlalu mengenal untuk bisa percaya bahwa saya baik-baik saja
tapi cukup mengenal saya untuk tidak memaksa saya untuk bercerita
sepertinya tak banyak yang bisa dia ceritakan sebenarnya
tapi dia tetap meracau
hanya agar saya bisa tersenyum dan keluar sejenak dari putaran benak yang menyesak

terima kasih, teman
kamu ada di sana kemarin, seperti biasanya
seandainya saya juga bisa cerita
mengenai air mata yang juga turun di saat mendengarmu bertanya “Kenapa?” di sela racauanmu semalam

jaaahhh ..
depressed bener tulisan hari ini.
dang it. i am really in need of a beautiful release!

hahahahahaha ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s