03. Break Up

Standard

saya termangu diam.
ponsel masih berada dalam genggaman.
an expensive prize, hadiah darinya, sebulan lalu.
masih terngiang sahutan kaku saat saya meneleponnya barusan.
ah, saya tak pernah mengerti kenapa semuanya seperti ini.
mendadak kami kembali menjadi dua orang asing.
seolah tak pernah berbagi rasa bahagia.
berbagi kenikmatan.


saya juga tak pernah mengerti.
kenapa rasa ini harus muncul saat semua ini terjadi.
bukankah seorang pemain kawakan tak akan melibatkan hati di hubungan seperti ini?


dia bilang tak bisa lagi menjalani semuanya.
kenapa?
karena dia mulai jatuh cinta pada saya.
waktu berbagi kenikmatan telah berubah menjadi waktu berbagi cerita.
di tengah dunia yang hiruk pikuk, dia menemukan saya.
dan saya telah menjadi teman bicaranya.
menjadi sesuatu yang menimbulkan adiksi emosional yang sulit ditinggalkan.
dia tahu, ini saatnya melangkah pergi.
dia pemain kawakan.
dia tahu saatnya berhenti, saat rasa sudah bicara.
dan dia pun pergi.


tidak, saya tak akan mengejarnya.
mengemisnya untuk kembali.
tak. tak akan pernah.


i only need a closure.
bukan untuk merasakan tubuhnya sekali lagi memeluk saya.
bukan untuk merasakan bibirnya sekali lagi memagut bibir dan menelusuri semua lekuk tubuh saya.
tapi untuk sekali lagi bicara.
karena seperti dia telah menemukan saya,
saya pun telah menemukan dia.
dia telah menjadi sebuah adiksi emosional, yang terlalu sulit untuk ditepis.

 
sialan.
bila pemain kawakan pun kalah oleh rasa,
bagaimana saya, calon pemain kawakan, bisa menang terhadap rasa yang sama?

 
sebuah sms masuk ke ponsel mahal itu.
“i miss talking to you. that’s all.”
dia diam.
menghela nafas.
menekan satu tombol.
deleted.


previous part : 02. Yang Kedua
next part : 04. Moving On



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s