tetangga

Standard


kemarin gue baru sampe depan rumah. lagi buka pagar, mendadak denger lagu jedang-jedung dari tetangga sebelah kiri gue.

ah. rupanya tetangga sebelah kiri gue membuka studio DJ. atau sekolah DJ. or whatever they call it lah. jadi saban matahari terbenam, mulailah terdengar bunyi jedang-jedung ini (i don’t care apa nama musiknya. unlike a friend of mine, gue ga bertunangan dengan seorang DJ, jadi gue ga perlu tau gimana caranya bedain musik trance sama electro .. do they call it electro? ah pokoknya semacam itu lah) sampe larut malam. ga tahu sampe jam berapa. tanya aja sama nyokap-bokap gue yang kamarnya ada di sisi kiri rumah. mereka pasti lebih tahu daripada gue.

mungkin dia (tetangga gue, bukan nyokap ataupun bokap gue) terinspirasi dari tetangga sebelah kanan rumah gue. yang membuka studio band. yang membuat kakak gue (yang kamarnya di sisi kanan rumah) tertidur dengan diiringi rangkaian lagu indonesia jaman sekarang.
gue dan kakak gue, somehow, percaya bahwa dewa-dewa, padi-padi, peterpan-peterpan, samson-samson, ungu-ungu masa depan bisa jadi dilahirkan dari studio band itu.
studio band yang mengundang belasan remaja sma nongkrong di depannya dari jam pulang sekolah sampai sekitar jam 7 malam. ah. coba gue masih sma. mungkin gue udah pacaran dengan salah satu, atau salah dua diantaranya *halah*

sebelah kiri rumah, sekolah DJ.
sebelah kanan rumah, studio band.

apa gue harus membuka sekolah vokal untuk melengkapi gugusan ini?

hihihihi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s