Marie Antoinette

Standard


Rating: ★★
Category: Movies
Genre: Drama

i once read on the newspaper, when this movie was shown on Cannes Film Festival, it got mixed response. Half the audiences clapped, while the other half booed.
well, now I can understand why ..

If you’re expecting seeing a collosal movie, regarding French Revolution .. ah. you better forget it.

It’s a movie about lives and loves of Marie Antoinette.

Marie Antoinette this ..
Marie Antoinette that ..
Marie Antoinette did this .. did that ..
Marie Antoinette slept with this guy .. that guy ..
Marie Antoinette shopped this shoes .. that dresses, etc etc ..

cuma itu ..

sebuah film tentang serba-serbi Marie Antoinette, yang dilatarbelakangi oleh sejarah perang antar negara Eropa dan Revolusi Perancis.
Seriously, gue sudah menduga bahwa film ini ga akan jadi film tentang sejarah, secara sutradaranya aja Sofia Coppola. Tapi gue nggak nyangka ceritanya bakal se-lame ini ..
Plot utamanya kabur .. konflik utamanya ga jelas .. dan berakhir dengan antiklimaks.
Detil-detil penting yang bisa diambil dari sejarah Revolusi Perancis dan bisa membuat film ini lebih menarik dan “intriguing” .. sama sekali nggak ada.

Kalo dulu lo baca komik Rose of Versailles, cerita di komik itu bener-bener membantu memahami cerita ini.
Tapi kalo sama sekali ga tahu soal sejarah Perancis saat revolusi .. well, be prepared to see meaningless scenes which tell you nothing about it ..

well, kelebihannya, film ini benar-benar “memanjakan mata” dengan kemewahan istana Versailles dan berbagai macam pesta mewah khas classic French ..
dan menurut gue aktingnya Kirsten Dunst juga keren. Dia sukses membawakan karakter Marie Antoinette yang agak bandel .. dari gerak-gerik tubuh, ekspresi wajah, sampai ke kerlingan matanya yang menunjukkan kebandelan dan kedinamisan gadis ini ..
Sayang karakter ini nggak terlalu banyak di-explore. Menjelang akhir film, dimana Marie Antoinette sudah lebih matang, tapi sedikit sekali adegan yang memperlihatkan kematangan dia, sehingga akhirnya kesan tentang karakter ini nggak terlalu kuat ..

sekilas film ini mirip Romeo and Juliet-nya DiCaprio dan Claire Danes, sebuah cerita klasik yang difilmkan kembali secara modern, dilengkapi soundtrack yang juga modern.
Berbagai lagu “masa kini” juga menghiasi berbagai scene Marie Antoinette .. salah satunya lagu Aaron Carter “I Want Candy” (yang menurut gue nggak bangettt..)

untung aja Marie Antoinette nggak menggunakan tata bahasa klasik kayak Romeo and Juliet, kalau iya .. bisa-bisa gue cuma bengong nontonnya, secara di Jiffest sama sekali gada English subtitlesnya ..

hehehehe ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s