so long dear cousin ..

Standard

Rabu, 27 sept 2006 sepupu gue meninggal .. at the age of 41, after enduring sickness from stroke (which happened two times) for quite a while.

he’s actually recovering, tapi mendadak rabu sore dia kehilangan kesadaran ..

and then we lost him.

dia adalah anak dari kakaknya bokap, keluarga bokap yang paling dekat
sama keluarga gue. gue cukup dekat dengan istri dan anak-anaknya,
bahkan dengan mertuanya. anaknya adalah keponakan-keponakan kesayangan
gue, namanya Meshach (5) dan Michael (7).

selama dua hari kemarin gue nemenin Meshach, yang seolah belum mengerti
apa yang terjadi. dia sibuk main games di hp gue, termasuk mainin
kamera di hp gue dengan memfoto bunga-bunga di rumah dan memfoto
opa-omanya ..

saat para tamu tahu siapa anak kecil yang ada di pangkuan gue, semua
bertanya apakah dia udah mengerti bahwa ayahnya telah pergi.

gue menjawab belum .. gue menyangka dia masih terlalu kecil untuk mengerti ..

sampai siang ini ..

Citra (C) : mes, nanti kalau faldo (sepupunya) jalan bawa foto ayah, kamu sama michael jalan di sampingnya faldo ya?

(ini gue omongin pas kita lagi siap-siap mau kebaktian membawa peti ke pemakaman)

Meshach (M) : nggak mau ah ..

C : kok gitu? nggak boleh gitu dong mes .. kan harus nganter ayah ..

M : ayah kan’ udah ditutup ..

(malam sebelumnya saat Ayahnya tiada dan diselimuti sampai ke kepala,
dia dengan jujurnya bilang ‘kok Ayah ditutupinnya kayak gitu sih?’)

C : Iya, ayah kan’ mau pergi .. jadi kamu harus nganter dong .. kan terakhir kali?

M : memang ayah mau kemana?

C : mau pergi jauh ..

M : kemana?

C : mau ketemu Tuhan ..

M : mau ke sur .. (ngeliat gue sambil ketawa) .. ga ..

wow.

mungkin dia belum sepenuhnya menyadari bahwa kepergian ayahnya akan
membuat dia nggak bisa bertemu ayahnya lagi .. mungkin dia belum tahu
rasa kehilangan itu akan terasa menyakitkan ..

tapi nggak tahu kenapa, gue langsung terharu dengar jawaban dia .. liat
senyuman dan mata dia yang bersinar .. seolah menunjukkan bahwa nggak
perlu bersedih .. ayahnya pergi menuju suatu tempat yang lebih baik ..
dan kita nggak seharusnya menyesali itu ..

mengutip kata-kata seseorang kerabat dekat di pemakaman :

our life in this world is like having a green card to live in USA ..

we’re destined to leave this world one by one, because life has to go on, and it needs people to keep it running ..

each people have a mission in this world ..

and one day, when all the missions have been completed ..

we’ll be going home ..

to heaven, where we belong.

so long dear cousin, you had always been a great brother to me..

we surely are going to miss you ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s