190506 – 250606

Standard


sembilan belas mei duaribu enam

hari ini aku beruntung sekali
aku bertemu dengan seseorang yang menjadi teman ngobrolku akhir-akhir ini
seseorang yang sudah membuatku terpana dengan segala kekocakan dan kehangatannya
seseorang yang sudah membuatku terpana dengan segala kebetulan yang luar biasa
seseorang yang berulang kali mengatakan padaku ..
“Cit .. where have you been, sih?”
yang membuatku berpikir
bahwa mungkin pertemuan kita bukanlah kebetulan biasa
our paths of life were impossible to cross each other before
but here we are
meet each other and click instantly
God must have meant something when He arranged us to be together
meski aku belum tahu apa ..
tapi aku bersyukur Tuhan memberi kesempatan ini sama aku ..
we argued, we sometimes fought
but i still believe
i believe in you and me
i believe in us.


duapuluhlima juni duaribu enam

aku menangis sekali lagi hari ini
berusaha memperjuangkan keajaiban yang terjadi padaku sembilan belas mei dua ribu enam
ingin tetap berjuang ..
karena aku percaya sesuatu bernama “kita” itu patut untuk diperjuangkan
it’s too good to be let go just like that ..
namun tangan dan hati ini mulai terasa letih
sendiri ..
kuingin tangan itu menggandeng tanganku dan berkata “let’s work it out together ..”
namun tangan itu menjauh ..
tidak tergapai ..
aku tersesat ..
dan letih.

di tengah keletihan itu ..
satu keputusan telah diambil
aku tidak mampu lagi berjalan
aku ingin berhenti ..
karena aku tidak kuat lagi melewati semua ini sendirian
hati ini terasa perih saat pesan itu dikirim
dan tergores sangat dalam saat menanti balasan
yang tak kunjung tiba

apakah ini berarti semua benar-benar sudah berakhir?

kemana semua perasaan yang dirasakan pada sembilanbelas mei duaribu enam?
kenapa sesuatu yang terasa begitu ajaib
kini bisa terasa begitu menyakitkan ..

apakah keajaiban itu sudah terkikis
oleh berbagai macam masalah yang dihadapi
made us forget why we decided to start this at the first place
made us forget that strong faith, that we would be able to make it work, together

apakah kamu menyesali hari itu ..
dimana kita memutuskan untuk mencoba semuanya ini
apakah kamu menyesal ..
saat hari itu kita berjanji untuk melangkah bersama-sama

aku memang letih ..
tapi aku tidak menyesal.
sama sekali tidak.

masih menunggu tangan itu terulur padaku ..
memberi tanda bahwa rasa sayang itu masih ada
memberi tanda bahwa kamu masih mau menemani aku melangkah bersama-sama ..
perhaps it will take some compromises from both of us

that we both must be willing to take
both ..
not just you
not just me

seraya menyiapkan diri menerima kenyataan
bahwa mungkin tangan itu tidak akan pernah terulur padaku
menerima kenyataan
bahwa mungkin semuanya memang sudah harus berakhir ..

kalau memang semuanya harus berakhir
katakan padaku dimana kita mulai salah melangkah
katakan padaku kapan langkah kita mulai tidak sejalan
katakan padaku apa yang sebenarnya terjadi pada sesuatu bernama “kita”
aku ingin tahu ..
sebelum aku melangkah pergi

tulisan tanggal delapan juni dua ribu enam menyatakan
i love you, fransiscus xaverius mario hadiwono ..

hari ini, duapuluh lima juni dua ribu enam
i love you, fransiscus xaverius mario hadiwono .. i still do.

i still do ..

why?

because i want to.

simply because i want to.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s